Bahasa Java Bag 6

Wahh  lama gk posting nih kerabat, maklum baru awal masuk kuliah jadi masih menyesuaikan terlebih dulu, okee sebelumnya saya ucapkan selamat malam kepada semua kerabat istana, untuk malam ini kita akan melanjutkan pembahasan bahasa pemrograman java, kalo d postingan sebelumnya kita udah belajar tentang objek, untuk saat ini kita akan belajar tentang Blok, Perulangan, da Percabangan pada java. okee langsung aja ke inti permasalahannya yukk,,,

Blok, apa itu blok???
Blok adalah pernyataan sederhana yang dimulai dengan { dan diakhiri dengan }. Tujuannya untuk mengelompokkan beberapa perintah sehingga lebih dimengerti. sebagai contoh:
{
     perintah
}
 
Pernyataan blok biasanya terdapat dalam struktur kontrol, tetapi sebetulnya tanpa struktur kontrol pun, blok tetap berlaku. Contoh sederhana penggunaan blok ini adalah dalam subrutin main() yang kita lakukan pada contoh-contoh sebelumnya.
Berikut ini adalah 2 contoh penggunaan blok.
{
    System.out.println("Hallo");
    System.out.println("Dunia");
}
 
{ // blok ini digunakan untuk menukar isi variable x dan y
    int temp;
    temp = x;
    x = y;
    y = temp;
}
Pada blok kedua, kita mendeklarasikan variable baru temp. Dalam blok kedua ini, variabel apapun yang dideklarasikan tidak akan dapat diakses dari luar blok ini. Variabel ini disebut variabel lokal, karena hanya bisa diakses dari dalam blok.
Ketika komputer menjalankan program ini, komputer akan mempersiapkan memori untuk menyimpan variabel yang dideklarasikan di dalam blok ini. Ketika blok ini selesai dijalankan, komputer akan melepas memori yang digunakan dalam blok ini untuk digunakan oleh bagian program lain.
Konsep "scope" atau jangkauan pada konsep pemrograman, mengacu pada bisa atau tidaknya suatu variabel dilihat oleh bagian program lain. Jangkauan suatu variabel menyatakan di bagian mana variabel ini valid atau dengan kata lain bisa diakses. Jangkauan variabel dalam suatu blok terbatas hanya pada blok tersebut.
Blok sendiri sebetulnya bukan merupakan struktur kontrol. Program akan berjalan seperti biasa dari atas kebawah seperti biasa. 
 
Perulangan, apa itu perulangan???
suatu bentuk kegiatan mengulang suatu statement sampai batas yang diinginkan. ada tiga macam perulangan pada java, yaitu:
  • Perulangan dengan for
    for (inisialisasi ekspresi; kondisi loop; ekspresi penambahan){
    // pernyataan
    }
    Perulangan dengan teknik ini dikontrol oleh tiga bagian yang ada dalam tanda kurung dan masing-masing bagian ini dipisahkan oleh titik-koma. Pada bagian pertama(inisialisasi ekspresi), sebuah variabel akan di deklarasikan sebagai sebuah titik awal dari perulangan, biasanya variable ini mempunyai tipe data integer atau float. Sementara pada bagian kedua disinilah perulangan akan diperiksa apakah masih memenuhi syarat atau tidak, jika masih memenuhi syarat maka statement dibawahnya akan di eksekusi. Sedangkan bagian ketiga adalah bagian dimana jika bagian kedua masih memenuhi syarat maka nilai variabel akan ditambahkan sesuai dengan syarat yang dituliskan. Bagian ketiga ini secara otomatis akan tidak dibaca oleh program jika kondisi pada bagian ke-dua sudah tidak lagi memenuhi syarat, dan perulangan pun menjadi terhenti. Untuk lebih jelasnya perhatikan potongan contoh berikut ini:
  • for (int i=0; i <=1000; i++){
    System.out.println(“Saya Ganteng”);
    }
    Jika digambarkan jalannya program akan seperti ini: variable i akan di inisialisasi pertama kali dan langsung diberi nilai 0, kemudian variable i tersebut akan diperiksa pada bagian kedua, apakah i lebih kecil atau sama dengan 1000, jika nilai I pertama kali adalah 0 maka pernyataan tersebut bernilai benar (true), sehingga bagian ketiga pun di eksekusi dan kali ini nilai i menjadi sama dengan 1. setelah nilai i bertambah menjadi 1 maka langkah selanjutnya program akan mengeksekusi baris pernyataan yang ada didalam tanda kurung, program akan menuliskan ke layar “Saya Ganteng”. Setelah itu kursor baris akan kembali lagi keatas ke posisi for lagi, namun inisialisasi variabel dilewatkan dan langsung ke bagian kedua yaitu memeriksa apakah i <=1000, dan jika masih memenuhi syarat maka bagian ketiga dan baris statement pun di eksekusi kembali, demikian seterusnya hinga nilai variabel i sudah menjadi sama dengan 1001. Jika nilai variabel i sudah tidak lagi memenuhi syarat bagian kedua maka program akan tidak mengeksekusi bagian ketiga dan baris statement, dan pada saat ini pula loop atau perulangan akan berhenti.
     
    Perulangan dengan while.
    • while(ekspresi){
      //statement
      }
    • Perulangan dengan menggunakan teknik while ini sebenarnya adalah suatu bentuk perulangan yang memodifikasi teknik pencabangan (branching) secara kasar. Pernyataan yang ada didalam blok perulangan akan dieksekusi dengan cara memeriksa ekspresi yang ada, sepanjang ekspresi bernilai true maka statement akan terus di eksekusi. Variabel sebagai kontrol perulangan bentuk ini diinisialisai di luar blok perulangan ini. Dan penambahan atau increment nilai variabel berada didalam blok perulangan ini. Kelebihan perulangan dengan bentuk ini adalah variabel yang dideklarasikan tidak hanya bertipe integer atau float saja namun bisa juga bertipe boolean atau string. Perhatikan contoh program perulangan dengan menggunakan bentuk ini yang memakai variabel bertipe integer sebagai kontrol perulangannya:
      int i=0;
      
      while(i<=10000){
      System.out.println(“Saya Ganteng”);
      i++;
      }
      Sepanjang variable i bernilai lebih kecil sama dengan 1000 maka pernyataan mencetak ke layar “Saya Ganteng” akan tetap terus di eksekusi. Yang harus kita perhatikan jika kita menggunakan perulangan dengan teknik ini adalah bahwa incremental variabel i harus ada, sebab jika tidak yang terjadi adalah perulangan yang tidak pernah akan berhenti atau Invinitive Loop.
      Kemudian mari kita lihat potongan kode yang variabel kontrolnya tidak menggunakan integer atau float, berikut ini:
      boolean ctrl =false;
      int i = 0;
      
      while(ctrl==false){
      System.out.println(“Saya Ganteng”);
      i++;
      if(i == 1000){
      ctrl = true;
      }
      }
      Perhatikan pada potongan kode program tersebut. Pernyataan mencetak kelayar “Saya Ganteng” akan terus dieksekusi selama variabel kontrol perulangan tersebut masih bernilai false, sementara trigger untuk membuat variable bernilai true adalah nilai variable i yang harus sampai dengan 1000.
     
    Perulangan dengan do while
    do{
    //statement
    }while(ekspresi);
    Perulangan dengan bentuk seperti ini adalah perulangan dengan membalikkan logika perulangan dengan teknik while. Dalam perulangan dengan bentuk ini, pernyataan dieksekusi dulu, baru kemudian kondisi variabel kontrol perulangannya diperiksa apakah memenuhi syarat atau tidak. Biar lebih mudah memahaminya mari kita lihat potongan code program berikut ini:
    int i=0;
    
    do{
    System.out.println(“Saya Ganteng”);
    i++;
    }while(i<=10000);
    Variabel kontrol perulangan tetap diinisialisasi diluar blok perulangan dan harus tetap bersifat incremental / bertambah dan letak incrementalnya ada dalam blok perulangan.
     
     
    Percabangan, apa itu percabangan??? 
    Percabangan adalah suatu langkah yang di gunakan untuk memilih dua pernyataan atau lebih dalam sebuah pemrograman, ada 4 macam percabangan pada java, yaitu:

    1. Pernyataan if 
                  Merupakan salah satu bentuk pernyataan yang berguna untuk mengambil keputusan terhadap sebuah kemungkinan. Bentuk pernyataan if berupa :

              if (kondisi) {
                       // yang akan dijalankan
               }

    Contoh :
       
              int nilai = 10;


              if (nilai = = 10) {
                      System.out.println("sepuluh");
              }

          Jika program diatas dijalankan, maka hasilnya adalah tulisan "Sepuluh" karena kondisi pada if bernilai true, jika kondisi bernilai salah, misal nilai = - 100, maka program tidak akan menghasilkan tulisan apa-apa.

    2. Percabangan if-else
                   Percabangan if-else merupakan percabangan yang sama dengan percabangan if namun memiliki kondisi false, artinya jika kondisi pada if tidak terpenuhi maka perintah pada else akan dijalankan. Bentuk pernyataan if-else berupa :

              if (kondisi) {
                      // jalankan jika kondisi true
              } else{
                      // jalankan jika kondisi false
              }


           Contoh :

             int nilai = 8;
             if (nilai = = 10) {
                    System.out.println ("Sepuluh");
              } else { 
                     System.out.println ("Bukan Sepuluh");
              }
     
    3. Percabangan if bersarang
                        Percabangan if bersarang merupakan gabungan beberapa if dan dapat pula digabungkan dengan if-else. Bentuk pernyataan if bersarang adalah sebagai berikut :

               if (kondisi1) {
                      // perintah kondisi1
               } else if (kondisi2) {
                      // perintah kondisi2
               } else if (kondisi3) {
                      // perintah kondisi3
               } else {
                      // perintah jika semua kondisi tidak ada yang benar
               }
     
    4. Percabangan switch-case
                           Percabangan switch-case merupakan percabangan yang kondisinya hanya dapat menggunakan perbandingan = = (sama dengan). Bentuk pernyataan percabangan switch-case adalah sebagai berikut :

                 switch (variabel) {
                        case nilai1 :
                             // jalankan instruksi
                             break; // hentikan
                         case nilai2 :
                              // jalankan instruksi
                              break; // hentikan
                         case nilai3 :
                              // jalankan instruksi
                              break; // hentikan
                         case nilai4 :
                              // jalankan instruksi
                              break; // hentikan
                         default:
                              // jalankan instruksi
                              break; // hentikan



           Pada percabangan switch pertama, diperlukan sebuah variabel, setelah itu pada bagian case dibandingkan, jika sama, maka instruksi akan dijalankan sampai menemui tanda break. Misal :

                        int hari = 5;

                        switch (hari) {
                                case 1 :
                                case 2 :
                                case 3 :
                                case 4 :
                                case 5 :
                                case 6 : 
                                        System.out.println ("Bukan Hari Libur");
                                        break;
                                case 7 :
                                         System.out.println ("Hari Libur");
                                default :
                                         System.out.println ("Hari Tidak Diketahui");
                                         break;
                        }


            Jika program diatas dijalankan, maka program akan menghasilkan tulisan "Bukan Hari Libur".
     
     
    Aduhh,, udah mulai panas lagi kan otaknya??? sama dong. ini juga sudah tinggal meledaknya aja, emang sih kalo java itu ribet banget, ya udah dari pada pusing kita langsung ke contoh aja yuk,, klik bagian terakir disini.
  
 

0 Comment "Bahasa Java Bag 6"

Post a Comment